Rabu, 16 Februari 2011

Idealisme ; Fundamental dan Harus Dipahami

Di dunia ini ada beberapa ideologi yang telah mrbentuk karena melekat dengan semua orang dari berbagai jenis ras,suku ,dan bangsa. Banyak juga diantaranya merupakan ideologi yang termaktub karena faktor kepemimpinan dan pemerintahan disuatu negara. Hal tersebut mempengaruhi cara manusia-manusia tersebut dalam bertindak dan berperilaku meskipun tidak terlihat secara gamblang.Karena yang namanya ideologi mempengaruhi manusia secara makro dan global.
Secara umum dapat kita artikan bahwa ideologi adalah kumpulan ide atau gagasan. Menurut Destutt de Tracy pada akhir abad ke-18, ideologi “sains tentang ide”. Ideologi dapat dianggap sebagai visi yang komprehensif,sebagai cara memandang segala sesuatu. Untuk lebih memahami ideologi-ideologi yang yang ada maka lebih baik kita bandingkan definisinya menurut beberapa sumber :

• Kamus Besar Bahasa Indonesa dalam Jaringan
ide•o•lo•gi /idéologi/ n 1 kumpulan konsep bersistem yg dijadikan asas pendapat (kejadian) yg memberikan arah dan tujuan untuk kelangsungan hidup
• Wikipedia Indonesia:
Ideologi adalah kumpulan ide atau gagasan atau aqidah 'aqliyyah (akidah yang sampai melalui proses berpikir) yang melahirkan aturan-aturan dalam kehidupan.
• Destertt de Tracy:
Ideologi adalah studi terhadap ide – ide/pemikiran tertentu.
• Descartes:
Ideologi adalah inti dari semua pemikiran manusia.
• Machiavelli:
Ideologi adalah sistem perlindungan kekuasaan yang dimiliki oleh penguasa.
• Thomas H:
Ideologi adalah suatu cara untuk melindungi kekuasaan pemerintah agar dapat bertahan dan mengatur rakyatnya.
• Francis Bacon:
Ideologi adalah sintesa pemikiran mendasar dari suatu konsep hidup.
• Karl Marx:
Ideologi merupakan alat untuk mencapai kesetaraan dan kesejahteraan bersama dalam masyarakat.
• Napoleon:
Ideologi keseluruhan pemikiran politik dari rival–rivalnya.
• Muhammad Muhammad Ismail:
Ideologi (Mabda’) adalah Al-Fikru al-asasi al-ladzi hubna Qablahu Fikrun Akhar, pemikiran mendasar yang sama sekali tidak dibangun (disandarkan) di atas pemikiran pemikiran yang lain. Pemikiran mendasar ini merupakan akumulasi jawaban atas pertanyaan dari mana, untuk apa dan mau kemana alam, manusia dan kehidupan ini yang dihubungkan dengan asal muasal penciptaannya dan kehidupan setelahnya.
• Dr. Hafidh Shaleh:
Ideologi adalah sebuah pemikiran yang mempunyai ide berupa konsepsi rasional (aqidah aqliyah), yang meliputi akidah dan solusi atas seluruh problem kehidupan manusia. Pemikiran tersebut harus mempunyai metode, yang meliputi metode untuk mengaktualisasikan ide dan solusi tersebut, metode mempertahankannya, serta metode menyebarkannya ke seluruh dunia.
• Taqiyuddin An-Nabhani:
Mabda’ adalah suatu aqidah aqliyah yang melahirkan peraturan. Yang dimaksud aqidah adalah pemikiran yang menyeluruh tentang alam semesta, manusia, dan hidup, serta tentang apa yang ada sebelum dan setelah kehidupan, di samping hubungannya dengan Zat yang ada sebelum dan sesudah alam kehidupan di dunia ini. Atau Mabda’ adalah suatu ide dasar yang menyeluruh mengenai alam semesta, manusia, dan hidup. Mencakup dua bagian yaitu, fikrah dan thariqah.

Berdasarkan beberapa pemikiran para ahli tersebut dapat kita ambil kesimpulan bahwa ideologi adalah konsepsi mendasar dimana segala ide bersandar yang berisi tentang visi dan misi tentang eksistensi manusia dan alam untuk waktu dulu,sekarang,dan masa depan. Jika kita telusuri lagi, maka di dunia ini hanya ada 3 ideologi pokok yaitu : Kapitalisme, Sosialisme dan Komunisme, dan Islam. Jika terkadang kita menemukan beberapa istilah baru tentang ideologi maka semua itu hanyalah turunan dan pengembangan dari 3 ideologi yang tersebut diatas.
Sekian dulu tulisan saya kali ini. Ditulisan selanjutnya akan kita bahas pengertian dan ciri-ciri ketiga ideologi tersebut.

Referensi :
Kamus Besar Bahasa Indonesia dalam Jaringan
Wikipedia Indonesia
http://pmiity.wordpress.com/