Jumat, 04 Juni 2010

Penentang Zaman*

Sejuk anginnya membelai kulit tipismu
Kadang dingin menusuk tulang dan tubuh renta
Kau bangun dengan semangat yang kembali membara
Tiada lelah kau berjuang menantang zaman

Sinarnya memelukmu penuh kehangatan
Dan kegelapan sirna dunia pun benderang
Tubuhmu ringkih tapi semangatmu bagai baja
Tiada lelah kau bejuang menentang zaman

Ku cinta hidup dan kehidupan
Slalu berbagi berbagi dalam kedamaian
Paginya yang segar penuh semangat
Tiada lelah dia menentang zaman

* sabenarnya penggallan ini adalah lirik dari lagu yang kucipta saat iseng2 memetik gitar dikosan, tidak tahu apakah ini bagus atw tidak, tp ku posting saja dari pada kelamaan mengendap di hardisk

Tidak ada komentar:

Posting Komentar